KRITIKA.ID, BOROKO — Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) secara resmi melaksanakan pelepasan pengalihan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) penyuluh pertanian dari pemerintah daerah ke Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Kegiatan pelepasan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Bolaang Mongondow Utara, Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev., dan berlangsung di Halaman Kantor Bupati Boltara, Selasa (6/1/2026).
Pengalihan ini merupakan bagian dari kebijakan strategis nasional berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2025 tentang percepatan swasembada pangan. Kebijakan tersebut mulai efektif berlaku sejak 1 Januari 2026, dengan tujuan memperkuat peran penyuluh pertanian sebagai ujung tombak dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Bupati Sirajudin Lasena dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengalihan status PNS dan PPPK penyuluh pertanian ke Kementerian Pertanian merupakan langkah penting untuk meningkatkan profesionalisme, efektivitas, serta kualitas pendampingan kepada para petani. Dengan pembinaan yang terintegrasi langsung di bawah Kementerian Pertanian, diharapkan koordinasi antara pusat dan daerah dapat berjalan lebih optimal.
“Penyuluh pertanian memiliki peran strategis dalam mendukung program swasembada pangan. Melalui kebijakan ini, diharapkan penyuluh dapat bekerja lebih fokus, terarah, dan profesional dalam mendampingi petani,” ujar Bupati.
Untuk Kabupaten Bolaang Mongondow Utara sendiri, tercatat sebanyak 106 pegawai daerah yang terdiri dari PNS dan PPPK penyuluh pertanian resmi dialihkan ke Kementerian Pertanian. Proses pengalihan ini mencakup penetapan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN), verifikasi data, serta integrasi sistem pembinaan kepegawaian di bawah Kementerian Pertanian, dengan target penyelesaian dalam kurun waktu satu tahun.
Pengalihan ini bertujuan untuk menyusun struktur pembinaan penyuluhan pertanian yang lebih terintegrasi secara nasional, sekaligus meningkatkan efektivitas dan kualitas layanan penyuluhan melalui koordinasi terpusat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Bidang Administrasi Umum, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), serta seluruh pegawai penyuluh pertanian Kabupaten Bolaang Mongondow Utara yang dialihkan ke Kementerian Pertanian.
Sumber: Prokopim Boltara
(ISN)_












Komentar