KRITIKA.ID, BOLTARA-wacana pemekaran Provinsi Bolaang Mongondow Raya (P-BMR), saat ini lebih banyak didorong oleh kepentingan segelintir elit yang haus kekuasaan dibandingkan kepentingan masyarakat BMR secara luas.
Sementara Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Bolaang Mongondow Utara (Boltara) Donal Palandi Pada Senin, (9/2/2026) Mengataakn, Secara tegas menyatakan penolakan terhadap rencana pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) Provinsi Bolaang Mongondow Raya (P-BMR). Paslanya, Kami menilai rencana pemekaran tersebut berpotensi warga Boltara hanya dijadikan pelengkap pada kepentingan PBMR.
Kami melihat pemekaran PBMR ini hanya menjadi alat bagi para elit, untuk meraih jabatan dan kekuasaan, bukan untuk kesejahteraan rakyat BMR secara umum.”Saya menegaskan bahwa KNPI Boltara akan terus mengawal aspirasi pemuda dan masyarakat, agar tidak dirugikan oleh kebijakan yang dinilai tidak berpihak pada kepentingan daerah.
Aktifis GMNI Itu, Pemerintah provinsi dan panitia pemekaran PBMR dapat lebih bijak dalam mengambil keputusan, dengan mengedepankan persatuan, keadilan, dan kesejahteraan masyarakat Bolmut tetapi bukang hanya pemenuhan sahwat para elit samata. Kami mengingatkan Provinsi Sulawesi Utara tetap utuh dan tidak terpecah belah, jika pemekaran ini tetap dipaksakan, kami warga Boltara, OKP akan melakukan deklarasi bergabung dengan Provinsi Gorontalo yang secara historis memiliki keterkaitan kuat dengan Boltara,”Tegas Donal. (ISN)_













Komentar