KRITIKA.ID, BOLMUT – Sejumlah warga Desa Wakat, Kecamatan Bolangitang Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), memprotes proyek air bersih berbanderol miliaran rupiah yang hingga kini dinilai gagal berfungsi.
Proyek air bersih tersebut dikerjakan oleh CV. Fadil Karya Pratama sejak November 2025 dan telah dilakukan Provisional Hand Over (PHO) pada Desember 2025. Namun, hingga saat ini air bersih yang menjadi tujuan utama pembangunan proyek tersebut belum juga mengalir ke pemukiman warga.
Warga menilai pekerjaan tersebut gagal, sebab pasca-PHO tidak ada satu tetes air pun yang sampai ke rumah-rumah masyarakat. Kondisi ini memicu kekecewaan warga, mengingat proyek tersebut dibiayai dari APBD dengan nilai anggaran yang tidak sedikit.
Diketahui, pekerjaan Air bersih ini MC Nol sejak Agustus 2025.
“Kenapa air bersih ini tidak mengalir sama sekali sampai hari ini? Ini kan pekerjaan APBD dengan anggaran besar yang seharusnya untuk kebutuhan masyarakat,” ujar sejumlah warga dengan nada heran.
Kepada media ini, Warga yang enggan disebutkan namanya menyayangkan apabila proyek tersebut hanya berujung pada penghabisan anggaran tanpa manfaat nyata bagi masyarakat. Mereka bahkan mengancam akan mengambil langkah tegas apabila tidak ada kejelasan dari pihak terkait.
“Kalau pekerjaan air bersih ini hanya sebatas menghabiskan anggaran, maka kami masyarakat Desa Wakat akan membongkar saluran air bersih ini. Jangan sampai air bersih yang kami harapkan justru berubah menjadi air mata bagi masyarakat Desa Wakat,” tegas mereka.
Selain itu, pada pekan lalu warga sempat memantau adanya sejumlah pekerja proyek yang datang mencabut kran berukuran besar di bak penampungan air. Setelah ditelusuri, warga mendapatkan informasi bahwa upah para pekerja proyek tersebut belum dibayarkan hingga saat ini.
(ISN)_












Komentar