Bupati Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di Polres Bolmut

Bupati Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di Polres Bolmut

Advetorial, BOLMUT458 Dilihat

KRITIKA.ID, BOLMUT – Kamis, (12/03/2026) Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev, menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Polres Bolaang Mongondow Utara.

Dalam kesempatan itu, Bupati Bolmut membacakan amanat Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri). Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa apel gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel serta sarana dan prasarana pengamanan.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen dan sinergitas lintas sektor dalam rangka menyukseskan pengamanan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, agar dapat berjalan aman, nyaman, tertib, dan lancar.

Diketahui, operasi terpusat dengan sandi “Ketupat 2026” akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan 161.243 personel gabungan dari berbagai instansi.

Berdasarkan hasil Rapat Koordinasi Lintas Sektoral, puncak arus mudik diprediksi terjadi dalam dua gelombang, yakni pada 14–15 Maret 2026 dan 18–19 Maret 2026. Sementara itu, puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 24–25 Maret 2026 serta 28–29 Maret 2026.

Untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik, Polri telah menyiapkan 2.746 pos pengamanan, yang terdiri dari 1.624 Pos Pengamanan (Pos Pam), 779 Pos Pelayanan (Pos Yan), dan 343 Pos Terpadu. Pos-pos tersebut akan berfungsi sebagai pusat informasi sekaligus pelayanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan.

Pengamanan juga difokuskan pada 185.607 objek vital, meliputi masjid, lokasi pelaksanaan shalat Idul Fitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, hingga bandara.

Di sisi lain, pemerintah turut menempuh sejumlah langkah strategis guna menjaga stabilitas nasional, termasuk memperkuat diplomasi perdagangan sehingga dapat membuka peluang bagi dunia usaha dan industri nasional untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi agar tetap stabil.

Berdasarkan Survei Kementerian Perhubungan RI, potensi pergerakan masyarakat pada Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang, atau turun sekitar 1,75 persen (2,5 juta orang) dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 146,4 juta orang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Boltara, perwakilan Kejari Boltara, Pabung 1303 Boltara, para pejabat TNI/Polri, Kepala Dinas Perhubungan Boltara, Kepala BPBD Boltara, serta peserta Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026.

(Advetorial ).

banner 336x280

Komentar